Biografi Singkat Plato

Pendahuluan
Plato adalah tokoh yang paling berpengaruh diantara para seluruh filusuf, baik pada zaman kuno, pertengahan maupun modern. Ketika muda, ia merencanakan untuk memasuki kehidupan politik akan tetapi ia membatalkan cita-cita tersebut. Ketika Socrates yang ia ikuti dan kagumi, dihukum mati oleh Negara. setelah Socrates meninggal ia meninggalkan Athena dan melakukan perjalanan sampai tahun 387 SM. Pada tahun teesebut ia kembali ke Athena dan mendirikan sekolah yang tersohor dengan nama Academy
Makalah yang ada di hadapan pembaca ini akan menyajikan aspek-aspek utamanya saja dari filsafat Plato dan sedikit biografi dari Plato.

Biografi Singkat Plato
Plato dilahirkan sekitar tahun 428-7 SM, tahun-tahun awal perang peloponnes. Ia seorang bangsawan kaya, masih berkerabat dengan banyak orang yang terlibat dalam pemerintahan Tiga Puluh Tiran. Ia masih muda ketika Anthena kalah perang, dan ia menunjuk sistem demokrasilah penyebab kekalahan itu. Adalah kedudukan sosial Plato dan koneksi keluarganya yang agaknya mempengaruhi pandangannya yang merendahkan demokrasi. Ia murid socrates, guru yang ia sangat cintai dan hormati; dan socrates di hukum mati dalam sistem demokrasi. Maka tak mengherankan jika ia mengalihkan pandangan ke Sparta sebagai gambaran kasar negeri persemakmuran yang dia idealkan. Plato memiliki bakat mengemas pandangannya yang keras sedemikian rupa sehingga bisa mengelabui perbagai zaman sesudahnya, yang begitu menghargai karyanya yang berjudul Republik tanpa pernah insyaf akan apa yang sebetulnya terkandung dalam pemikirannya. Tak pernah keliru jika orang memuji Plato, meski belum tentu benar untuk memahami gagasannya. Ini memang nasib yang selalu menimpa para tokoh besar.
Tulisan-tulisan Plato yang berjumlah lebih daripada 30 tulisan mengandung keindahan dan kemurnian. Karya-karya Plato memakai bentuk sastra yang dinamakan dialog yang terdiri dari percakapan-percakapan antara dua orang atau lebih mengenai ide yang penting atau ideal. Tulisan-tulisannya yang permulaan mungkin mencerminkan pandangan Socrates secara langsung. Akan tetapi dalam tulisan-tulisannya yang kemudian, pelaku yang dinamakan Socrates adalah juru bicara dari sikap filsafat Plato sendiri. Karya-karyanya yang sangat dikenal termasuk Apology dan Crito, yang keduanya membicarakan tentang peradilan Socrates dan percakapan-percakapannya yang terakhir; Euthyphro yang membicarakan tentang ketaqwaan(piety); Phaedo yang memusatkan pembicaraan tentang “Ideal of the Good”; The Republic, karangan terbaik dari Plato, yang membicarakan tentang keadilan dan negara ideal.


SELENGKAPNYA

About the Author

RIZAL RIZLA

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Post a Comment


iklan

 

Copyright © Berbagi Menuju Lebih Baik. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com