DARAJAT, H ZAKIAH

DARAJAT, H ZAKIAH
(Koto Marapak, IV Angkat, Bukittinggi, 6 Nonember 1929). Guru besar psikoterpi (perwatan jiwa), ahli pendidikn Islam, dan intelektual muslim yang banyak memperhatikan problematik remaja muslim Indonesia.
Pendidikan dasarnya dimulai di Bukittinggi (1942) sambil belajar di Madrasah Ibtidaiah. Selanjutnya ia meneruskan studinya langsung ke Kulliyat Muballigat (setingkat SLTA) di Padang Panjang pada tahun 1947, sementara SLTP-nya ia peroleh secara exrtranei pada tahun 1947. kemudian ia neneruskan studinya ke sekolah Asisten Apoteker (SAA), tetapi baru duduk di tingkat II, studinya terhenti karena terjadi clash ke-2 antara Indonesia dan Belanda, yang menyebabkan H Zakiah bersama keluarganya mengungsi ke pedalaman. Disaat keadaan mulai aman H Zakiah ingin kembali meneruskan studinya di SAA, namun tidak terlaksana mengingat sekolah ini telah bubar sehingga ia masuk SMA/B. Pada masa selanjutnya ia melanjutkan studinya di Fakultas Tarbiyah Pergruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) sekaligus di Fakultas Hukum Univeristas Islam Indonesia (1955). Ketika memasuki tingkat III H Zakiah dihadapkan pada dua pilihan, meneruskan di PTAIN tau di UII. Ternyata ia memilih untuk melanjutkan studi di PTAIN. Ketika sedang mengikuti perkuliahan di tingkat IV ia mendapat beasiswa dari Departeman Agama untuk melanjutkan studi di Cairo. Ia mengambil spesialisasi Diploma Faculty of Education, Ein Shams University, Cairo, dan memperoleh gelar Magister pada bulan Oktober tahun 1959 dengan tesis The Problems of Adolescence in Indonesia. Tesis ini mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat Mesir, sehingga setelah ia kembali ke tanah air tesis tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Problema Remaja di Indonesia, dan mendapat sambutan baik pula di kalangan masyarakat Indonesia. Gelar Ph.D diperolehnya pada tahun 1964 pada uninersitas yang sama dalam spesialisasi psikoterapi (perawatan jiwa).
Masa-masa berikutnya adalah masa berkiprah baginya baik dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang birokrasi yang masih berkaitan dengan pendidikan. Sambil belajar di program doktoral, ia sempat menjadi kepala Jurusan Bahasa Indonesia pada Heigher School for Language di Cairo (1960 – 1963). Setelah kembali ke tanah air ia diagkat menjadi pegawai tinggi Departemen Agama Pusat pada biro Perguruan Tinggi Agama (1964 – 1967). Selanjutnya ia menjadi kepala Dinas Penelitian dan Kurikulum pada Direktorat Perguruan Tinggi Agama Departeman Agama RI (1967 – 1972), dan diangkat menjadi direktur Pendidikan Agama Departemen Agama RI (1972 – 1977). Pada masa berikutnya ia menjadi direktur Pembinaan Perguruan Tinggi Agama Islam Departemen Agama RI (1977 – 1984) dan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA, 1983 – 1988). Tahun 1984 – 1992 ia dipercayakan menjadi dekan Fakultas Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Di samping itu, ia menjadi pengajar tiak tetap di berbagai perguruan tinggi di Jakarta dan Yogyakarta. Ia aktif mengikuti seminar-seminar di dalam dan luar negeri serta aktif pula menjadi penceramah dalam berbagai lembaga pendidikan, di RRI, dan di TVRI. Ia juga menjadi ketua umum Perhimpunan Wanita Alumni Timur Tengah (1993 – 1998).
Sebagai pendidik dan ahli psikologi Islam, ia mempunyai sejumlah pemikiran dan ide menyangkut masalah remaja di Indonesia. Bahkan ia tercatat sebagai guru besar yang paling banyak memperhatikan problematik remaja, sehingga sebagian besar karyanya mengetengahkan obsesinya untuk pembinaan remaja di indonesia.
Menurutnya sekarang ini anak manusia sedang menghadapi suatu persoalan yang cukup mencemaskan kalau mereka tidak memperhatikan dengan sungguh-sungguh masalah akhlak dan moral dalam masyarakat. Ketentraman batin telah banyak terganggu, kecemasan dan kegelisahan orang telah banyak terasa, apalagi mereka yang mempunyai anak remaja yang mulai menampakkan gejala kenakalan dan kekurangacuhan terhadap nilai moral yang dianut dan dipakai orang tua mereka. Di samping itu mereka melihat kegelisahan dan kegoncangan dalam banyak keluarga karena antara lain kehilangan keharmonisan dan kasih sayang. Banyak remaja yang enggan tinggal di rumah, senang berkeliaran di jalanan, tidak memiliki semangat belajar, bahkan tidak sedikit yang elah sesat. Menurutnya, sebab-sebab kemerosotan moral di Indonesia adalah: kurangnya pembinaan mental, dan orang tua tidak memahami perkembangan remaja; kurangnya terhadap pengenalan nilai-nilai Pancasila; kegoncangan suasana dalam masyarakat; kurang jelasnya masa depan dimata anak muda; dan pengaruh budaya asing. Untuk mengatasinya ia mengajukan jalan keluar, antara lain: melibatkan semua pihak (ulama, guru, orangtua, pemerintah, keamanan, dan tokoh masyarakat); mengadakan penyaringan terhadap kebudayaan asing; meningkatkan pembinaan mental; meningkatkan pendidikan agama disekolah, keluarga, dan di masyarakat; menciptakan rasa aman dalam masyarakat; meningkatkan pembinaan sistem pendidikan nasional; dan memperbanyak badan bimbingan dan penyuluhan agama.
Pada tindakan nyata ia merealisasi obsesinya itu dalam bentuk antara lain kegiatan sosial dengan melakukan perawatan jiwa (konsultasi). Setiap hari ia melayani empat sampai lima pasien. Masalah yang ditangani mulai dari kenakalan anak sampai gangguan rumah tangga. Ia aktif memberi bimbingan agama dan berbagai pertemuan pada remaja dan orangtua, giat mempersiapkan remaja yang baik dengan mendirikan Yayasan Pendidikan Islam Ruhama’ di Cireundeu Ciputat. Sementara dalam pengembangan ilmu ia aktif memberi kuliah disamping sebagai dekan – di Fakultas Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan membimbing penulisan disertasi tentang pendidikan.
Sebagai guru besar Ilmu Pendidikan, H Zakiah tergolong produktif dalam menulis buku, diantaranya: Membina Nilai-Nilai Moral di Indonesia; Pembinaan Remja; Problema Remaja di Indonesia; Perawatan Jiwa Untuk Anak-Anak; Islam dan Kesehatan Mental; Kesehatan (untuk SD, 4 jilid); Agama Islam (untuk SD, 6 jilid); Salat Menjadikan Hidup Bermakna; Puasa Menigkatkan Kesehatan Mental; Zakat Pembersih Harta dan Jiwa; Haji Ibadah yang Unik; Kebahagiaan, Remaja, Harapan, dan Tantangan; Doa Meningkatkan Semangat Hidup; dan Pendidikan Islam Dalam Keluarga dan Sekolah.

0 Response to "DARAJAT, H ZAKIAH"

Post a Comment